Insight

News

#Gold#Treding - PT. Midtou Aryacom Futures
Harga emas sedikit naik di atas $4.700 meskipun inflasi AS meningkat, dan pertemuan puncak Trump-Xi menjadi fokus perhatian.
  • Harga emas mencatat kenaikan moderat sekitar $4.720 pada sesi awal Asia hari Rabu. 
  • Inflasi CPI AS naik menjadi 3,8% pada bulan April, lebih tinggi dari perkiraan. 
  • Trump dan Xi Jinping dari Tiongkok dijadwalkan bertemu pada hari Kamis dan Jumat.


Harga emas (XAU/USD) diperdagangkan dengan kenaikan tipis di dekat $4.720 selama sesi awal Asia pada hari Rabu. Namun, potensi kenaikan logam mulia ini mungkin terbatas karena inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan dan pergeseran ketegangan geopolitik. Para pedagang akan mengambil lebih banyak petunjuk dari laporan Indeks Harga Produsen (PPI) AS bulan April, yang akan dirilis pada hari Rabu. 

Data yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja pada hari Selasa menunjukkan bahwa Indeks Harga Konsumen (CPI) AS naik 3,8% YoY pada bulan April, dibandingkan dengan 3,3% pada bulan Maret. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan sebesar 3,7% dan mencatat angka tertinggi sejak Mei 2023. 

Secara bulanan, indeks harga konsumen (CPI) utama naik 0,6% pada bulan April dibandingkan 0,9% pada bulan sebelumnya, sesuai dengan perkiraan analis. Sementara itu, CPI inti, yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang fluktuatif, naik 0,4% dan 2,8% secara bulanan dan tahunan.

Menyusul data inflasi AS yang panas, para pedagang menaikkan kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada akhir tahun menjadi sekitar 30%, menurut alat CME FedWatch. Hal ini, pada gilirannya, dapat menekan harga emas. Perlu dicatat bahwa emas sering digunakan di tengah ketidakpastian geopolitik tetapi tidak menghasilkan bunga, sehingga kurang menarik ketika suku bunga tinggi.

Para pelaku pasar akan mengamati pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada hari Kamis dan Jumat. Ini akan menjadi kunjungan pertama Trump ke Tiongkok sejak 2017. Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia akan memprioritaskan diskusi perdagangan selama pertemuan puncaknya dengan mitranya dari Tiongkok, Xi Jinping, dan meremehkan perhatian yang akan mereka curahkan pada perang Iran.

By Admin Midtou
on 2026-05-13